Wednesday, June 19, 2013

Pelaporan Keuangan dan Perubahan Harga


PELAPORAN KEUANGAN DAN PERUBAHAN HARGA
  
Ada dua jenis perubahan harga (1). Inflasi dan (2). Deflasi.
Inflasi merupakan kenaikan harga secara umum, sedangkan deflasi merupakan penurunan harga secara umum.
Inflasi dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :
  •  Kebijakan moneter
  • Kebijakan fiscal
  •  Biaya pemilihan umum yang terlalu besar
  •  Penyebaran inflasi international

MENGAPA LAPORAN KEUANGAN DI MASA PERUBAHAN HARGA BERPOTENSI MENYESATKAN?
Dari sudut pandang manajerial, pengukuran yang tidak akurat dapat menimbulkan penyimpangan sebagai berikut:
1)         Proyeksi keuangan berdasarkan data rangkaian waktu historis yang belum                      disesuaikan,
2)         Anggaran yang menjadi dasar pengukuran, dan
3)         Data kinerja yang gagal menahan pengaruh inflasi yang tidak terkendali.
Pendapatan yang dibesarkan dapat menimbulkan sebagai berikut:
1)         Kenaikan pajak yang sebanding,
2)         Permintaan deviden yang lebih banyak dari pemegang saham,
3)         Tuntutan kenaikan gaji karyawan, dan
4)         Kebijakan yang merugikan dari pemerintah tuan rumah (misalkan pajak yang     dibebankan atas kelebihan laba)
Alasan-alasan untuk mengakui pengaruh inflasi secara eksplisit, sebagai berikut:
1)        Pengaruh perubahan harga bergantung secara parsial kepada transaksi dan           kondisi perusahaan.
2)        Penanganan masalah uang diakibatkan oleh perubahan harga bergantung kepada pemahaman yang akurat terhadap masalah tersebut.
3)        Pernyataan manajer mengenai masalah yang diakibatkan oleh perubahan harga   lebih dapat dipercaya jika perusahaan  mengeluarkan informasi keuangan yang           membahasa masalah tersebut.

JENIS-JENIS PENYESUAIAN INFLASI
Rangkaian statistik yang bertujuan mengukur perubahan harga umum maupun khusus biasanya tidak berjalan secara bersamaan. Tiap perubahan harga memiliki pengaruh yang berlainan terhadap pengukuran posisi keuangan dan kinerja operasional dari suatu perusahaan dan diterangkan menurut tujuan yang berlainan pula.

PENYESUAIAN TINGKAT-HARGA UMUM
Mata uang tetap (biaya historis) adalah jumlah mata uang yang disesuaikan dengan perubahan tingkat harga (daya beli) umum.
1)      INDEKS HARGA
Angka indeks harga digunakan dalam translasi jumlah uang yang dibayarkan di periode sebelumnya ke dalam setara daya beli di akhir periodenya (yaitu daya beli tetap-biaya historis).
Rumus yang digunakan adalah:
GPLC / GPLtd x Jumlah Nominaltd = PPEC
GPL     = indeks harga umum
c           = tahun berjalan
td         = tanggal transaksi
PPE      = setara daya beli umum

PENYESUAIAN BIAYA-KINI
Perbedaan model biaya kini dengan akuntansi konvensional, yaitu:
1)        Aset dinilai pada biaya kininya ketimbang biaya historisnya.
2)        Laba didefinisikan sebagai kekayaan bersih setelah pajak dari perusahaan, yaitu             jumlah sumber daya yang dapat didistribusikan perusahaan disuatu periode        (tidak termasuk pertimbangan pajak) sambil tetap mempertahankan kapasitas            produksi atau modal fisiknya.

BIAYA KINI DISESUAIKAN DENGAN TINGKAT-HARGA UMUM
Kebijakan akuntansi:
1)         Dasar Penyajian
2)         Komparabilitas
3)         Persediaan
4)         Aset Tetap
5)         Penyusutan
6)         Penyajian ulang ekuitas pemegang saham
7)         Defisit atas penyajian ulang ekuitas pemegang saham
8)         Laba atau rugi dari posisi moneter


PENDEKATAN TERHADAP AKUNTANSI INFLASI DI BEBERAPA NEGARA
1)        AMERIKA SERIKAT
Perusahaan pelapor disarankan untuk mengungkapkan informasi berikut tiap lima tahun terakhir:
  • Penjualan bersih dan pendapatan operasional lain
  • Laba operasional berkelanjutan berdasarkan biaya-kini
  • Daya beli laba atau rugi (moneter) atas pos-pos moneter bersih
  • Peningkatan atau penurunan biaya kini atau jumlah yang dapat dipulihkan yang lebih rendah
  • Semua penyesuaian translasi gabungan mata uang asing, berdasarkan biaya-kini
  • Aset bersih di akhir tahun berdasarkan biaya-kini
  • Pendapatan per saham
  • Dividen per saham dari saham biasa
  • Harga pasar per saham dari saham biasa
  • Harga pasar per saham dari saham biasa di akhir tahun
  • Tingkat Indeks Harga Konsumen (CPI) yang digunakan untuk mengukur laba dari operasional berkelanjutan

2)        INGGRIS
Standar Inggris memberikan tiga pilihan dalam pelaporan:
  • Menyajikan akun-akun biaya kini sebagai laporan dasar dengan dilengkapi akun-akun biaya historis.
  • Menyajikan akun-akun biaya historis sebagai laporan dasar dengan dilengkapi akun-akun biaya kini.
  • Menyajikan akun-akun biaya kini saja dengan dilengkapi akun-akun biaya historis seperlunya.
3)        BRASIL
Pelaporan akuntansi inflasi yang dianjurkan di Brazil, yaitu sesuai:
  • Undang-Undang Perusahaan Brasil, dan
  • Komisi Sekuritas dan Bursa Brasil

INTERNATIONAL ACCOUNTING STANDARD BOARDS (IASB)
IASB menyimpulkan bahwa laporan posisi keuangan dan kinerja operasional yang dinyatakan dalam mata uang lokal di lingkungan hiperinflasi tidak bermanfaat. Laba atau rugi daya beli terkait posisi kewajiban atau aset moneter bersih harus dimasukkan ke dalam laba bersih.
Perusahaan pelaporan juga harus mengungkapkan:
1)        Fakta bahwa penyajian ulang atas perubahan daya beli umum unit pengukur telah dilakukan.
2)        Model penilaian aset yang digunakan dalam pelaporan utama (yaitu penilaian historis atau biaya kini)
3)        Identitas dan tingkat indeks harga per tanggal neraca, berikut pergerakannya selama tahun pelaporan.
4)        Laba-rugi moneter bersih tahun berjalan. 

Menurut saya, perubahan harga dalam pelaporan keuangan merupakan suatu pengukuran yang tidak akurat, sehingga dapat menimbulkan berbagai penyimpangan seperti data rangkaian waktu historis yang belum disesuaikan, data kinerja yang gagal menahan pengaruh inflasi yang tidak terkendali, dan lainnya. Oleh sebab itu diperlukannya lah penyesuaian inflasi yang menghitung penyesuaian tingkat harga umum (indeks harga), penyesuaian biaya kini, sampai kepada biaya kini disesuaikan dengan tingkat harga umum. Pendekatan ini dilakukan diberbagai negara dengan berbagai cara yang berbeda seperti di negara Amerika Serikat, Inggris, juga Brazil. Agar perubahan harga, baik inflasi maupun deflasi tidak mengakibatkan penyimpangan yang fatal, setiap negara sebaiknya menerapkan pendekatan-pendekatan yang telah disebutkan di atas.

Sumber :
>>Choi, Frederick D. S. dan Gary K. Meek. International Accounting. Buku 2 Edisi 6. 2010: Salemba Empat.
>>http://alena19.wordpress.com/2012/04/24/bab-7-pelaporan-keuangan-dan-perubahan-harga/

Thursday, May 2, 2013

Apa Tempramen yang Kita Miliki?


Apa Tempramen yang Kita Miliki?

Beberapa waktu lalu saya dengan beberapa orang teman sempat berkunjung ke gramedia untuk mencari referensi skripsi. Sambil nyari-nyari, eh ketemu buku yang membahas tentang tempramen manusia. Saya begitu tertarik membacanya. Saya juga ingin tau apa tempramen yang saya miliki. Ternyata Melankolis… Hmm.. ingin tau juga apa tempramen kalian? Yuk jawab pertanyaan – pertanyaan di bawah ini. J
Pilih jawaban yang paling cocok dan sesuai dengan diri kita.
1.  1.     A. Populer                                                                      C. Perfeksionis
  B. Produktif                                                                    D. Pendengar yang baik

2. 2.      A. Tidak konsisten                                                          C. Memiliki standar tinggi
  B. Suka memaksa                                                           D. Sulit memutuskan

3.  3.     A. Senang mendapat pujian                                             C. Suka menarik diri dari keramaian
  B. Pekerja keras                                                             D. Lambat dalam bereaksi

4. 4.       A. Tidak teratur                                                              C. Terlalu perasa
  B. Keras kepala                                                              D. Mundur dari situasi sulit

5. 5.      A. Iseng dan usil                                                              C. Suka keindahan
  B. Tidak sensitive                                                             D. Malas / Lambat

6.  6.     A. Mudah bergaul                                                            C. Menikmati kesendirian
  B. Dapat memutuskan                                                      D. Penurut

7.   7.    A. Tidak disiplin                                                               C. Sopan / Terpelajar
  B. Konsekuensi / Tepat                                                    D. Puas diri

8. 8.      A. Penakut                                                                       C. Selalu curiga
  B. Pemarah                                                                       D. Malas terlibat

9. 9.      A. Jahil                                                                             C. Sulit menerima pujian
  B. Suka melawan                                                              D. Menengahi masalah

1. 10.   A. Berlebih-lebihan                                                         C. Suka mencela
   B. Tekun / Ulet                                                                  D. Melindungi diri sendiri

1. 11.  A. Tidak rapih / Kotor                                                        C. Mudah tersinggung
 B. Tidak mau kompromi                                                      D. Sederhana

1. 12.   A. Berbelaskasihan                                                          C. Tidak suka tampil
    B. Berpusat pada tujuan                                                    D. Berbahagia

1. 13.  A. Suka bercanda / bermain                                                C. Sulit bergaul
 B. Mampu memimpin                                                           D. Menerima kehidupan

1. 14.  A. Sembrono / Kurang sopan                                              C. Suka menyendiri
  B. Agresif                                                                           D. Kebiasaan tertib

1. 15.  A. Secara spontan cepat berbicara                                      C. Serius / Sulit diajak bercanda
  B. Berkemauan keras, keras kepala /  ngotot                       D. Pendiam dan lambat berbicara

1. 16.   A. Ceria                                                                           C. Detil dan urut
     B. Suka memerintah                                                         D. Suka berdamai

1. 17.  A. Lincah                                                                            C. Rela berkorban
  B. Suka berdebat                                                                D. Tunduk / takluk

1. 18.   A. Suka tampil di panggung                                               C. Setia
     B. Cepat bertindak                                                           D. Acuh tak acuh

1. 19.   A. Senang menghibur orang                                               C. Kritis / senang berpikir
     B. Banyak akal / Licik                                                       D. Ramah

2. 20.   A. Suka berubah – ubah                                                     C. Pandai dan berbakat
     B. Suka tantangan / Berani                                                  D. Ramah

2. 21.   A. Senang dipuji                                                                  C. Pendendam
     B. Percaya diri/ Mandiri                                                       D. Tidak tegas

2. 22.   A. Pelupa                                                                            C. Teratur dan rapih
     B. Tidak sabar                                                                    D. Penakut / Khawatir

2. 23.  A. Sering minta maaf                                                               C. Teliti / Cermat
  B. Terus terang / Tegas                                                           D. Mudah menerima

224.   A. Ekspresif                                                                           C. Rasional & Logis
   B. Petualang                                                                           D. Mudah beradaptasi

225.   A. Santai (Easy going)                                                           C. Terencana dan rinci
   B. Kompetitif                                                                          D. Tenang dan toleran

226.   A. Mudah bergaul                                                                   C. Rela berkorban
   B. Berkeyakinan kuat & teguh                                                 D. Penurut


TOTAL : A = …, B = …, C = …, D = …,

Nilai A = 4
Nilai B =3
Nilai C = 7
Nilai D = 6

TOTAL NILAI = … + … + … + … = …


Nah.. kalau sudah dihitung, mari kita lihat hasilnya J apa sih tempramen anda?



Sanguinis
(Nilai 81 – 95)

Ciri –ciri sanguinis dalah orang yang sangat bersemangat dalam hidup. Selalu tampak ceria, hangat, bersahabat, dan sangat menikmati hidup. Hal ini disebabkan karena orang sanguinis memiliki sifat yang mudah menerima, sehingga kesan-kesan dari luar dapat dengan mudah masuk ke dalam hati. Seorang sanguin cenderung lebih mendasarkan perasaannya daripada pemikirannya saat mengambil keputusan. Orang sanguin sangat menyukai ‘kesenangan’ , dan jarang sekali membiarkan hatinya bersedih berlama-lama. Cirri-ciri sanguine lannya, yaitu termasuk tipe orang yang sangat suka bicara, dengan mudah mereka dapat menularkan perasaan ‘semangat’ kepada orang lain melalui perkataan. Gaya yang gaduh, bersuara keras, dan ramah membuat orang sanguinis tampak percaya diri lebih daripada orang yang sebenarnya.


Kolerik
(Nilai  96 -108)

Cirri-ciri orang koleris adalah memiliki kemauan keras dalam mencapai sesuatu. Seorang koleris adalah pribadi yang aktif, praktis, cekatan, mandiri, dan sangat independen. Mereka cenderung bersikap tegas dan berpendirian keras dalam mengambil keputusan bagi diri sendiri dan orang lain. Salah satu tipe yang sangat menyukai aktivitas, sehingga tidak perlu dirangsang oleh lingkungannya, tetapi justru merangsang lingkungan melalui ide-ide yang tidak pernah berakhir,ranangan, sasaran, dan ambisi. Pribadi koleris bukan tipe orang yang mudah menyerah terhadap tekanan dari orang lain. Bahkan tekanan tersebut justru semakin mendorong mereka untuk terus maju. Bagian yang paling sedikit berkembang dari seorang koleris ialah emosinya. Tidak mudah bersimpati kepada orang lai. Bukan orang yang dengan mudah mengekspresikan perasaan kepada orang lain. Dan cenderung tidak peka terhadap kebutuhan orang lain. Pribadi koleris cenderung dominan dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.



Melankolis
(Nilai 109 – 162)

Orang melankolis memiliki rasa seni yang tinggi, kemampuan analisis yang kuat, perfeksionis, sensitive, berbakat, dan rela berkorban.  Perasaan sangat berpengaruh pada pribadi melankolis cenderung introvert. Tapi apabila ia sedang berada dalam puncak sukacitanya, bisa saja menjadi lebih ekstrovert. Pribadi yang sangat perfeksionis cenderung membuat mereka sering menyalahkan diri sendiri dan menjadi rendah diri, padahal mereka memiliki daya analitik yang hebat yang mampu memperhitungkan secara akurat bahaya dan halangan dalam setiap proyek.  Pribadi melankolis cenderung memilih pekerjaan yang membutuhkan pengorbanan dan ketekunan, sekali memilih sesuatu maka mereka akan tetap setia mengerjakannya.



Phlegmatis
(Nilai 163 -189)

Orang phlegmatis memiliki sifat alamiah pendamai dan menghindari kekerasan. Orang phlegmatis adalah orang yang mudah diajak bergaul, ramah, dan menyenangkan. Tipe orang yang bisa membuat sekelompok orang tertawa terbahak-bahak oleh humor-humor keringnya, tetapi mereka sendiri tidak tertawa. Pribadi phlegmatis adalah pribadi yang konsisten, tenang, dan jarang sekali terpengaruh dengan lingkungan. Inilah yang membuat mereka hampir-hampir tidak pernah terlihat gelisah. Di balik pribadi yang dingin dan malu-malu, sesungguhnya mereka memiliki kemampuan untuk dapat lebih merasakan emosi yang terkandung pada sesuatu. Karena menyukai perdamaian dan tidak menyukai pertikaian, orang phlegmatis cenderung menarik diti dari segala macam keterlibatan.

SANG OTORITAS


SANG OTORITAS
“ Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, AllahMu, kepadamu.” Keluaran 20 : 12

“Bagaimana sih caranya kalo mau ketik sms??” tanya papa. “Ah.. papa nih berapa kali sih harus diajari?? Gino kan udah bilang kali kalo sms, caranya begini… tuh.. tuh... tuh…!” Kata Gino semakin kasar. Mamaya yang daritadi memperhatikan pembicaraan Gino dan Papa dari dapur hanya bisa geleng-geleng saja. Tiba-tiba Gino masuk dapur dan hendak mengambil segelas air minum. Tapi raut wajahnya tetap saja menggerutu dan mulutnya terus mengomel. “Hufft, dasar tua. Udah tua masih aja pengen bergaya?? Tua ya tua aja, gak perlu sok ngikutin jaman!” gitu geritu Gino pelan. Tapi rupanya mama mendengar semua yang diucapkan Gino.
Pelan-pelan mama mendekati Gino dan berbicara dari hati ke hati.
M : “Taukah kamu itu apa?” Tanya mama sambil menunjuk sebuah alat yang terletak di pojok ruang tengah.
G : “Alat pancing dan semua perlengkapannya” kata Gino bĂȘte.
M : “Siapakah yang paling hobi memancing?” Tanya mama lagi
G : “Gino dan Papa”
M : “Ya, betul papa hobi sekali memancing. Dari kecil kamu pun suka diajak papa pergi mamancing. Tiap kali pergi memancing, kamu swlalu diajak. Dan tiap kali itu pula kamu selalu bertanya, apa nama alat itu, dan bagaimana cara kerjanya. Pertanyaan yang sama dan berulang-ulang. Dengan sabar papa selalu memberi jawaban dan menjelaskan padamu. Meskipun sebenarnya jawabannya tetap sama, tapi papa gak bosan-bosannya menjelaskan padamu”.
Mendengar ucapan mama yang hanya singkat itu saja, Gino langsung terdiam dan langsung menyadari kesalahannya.
Mengapa seringkali kita bersikap gak sopan dan gak hormat kepada orang tua?? Gak ingatkah kita, kalo kita ada sekarang ini, hidup dan mengerti banyak hal, itu semua karena mereka. Tanpa mereka kita gak mungkin bisa menjadi seperti sekarang ini. perhatikan hal ini, orang tua adalah otoritas yang telah dipercayakan Tuhan untuk mewakili Tuhan di dunia ini. jadi bagaimana cara kita menghormati Tuhan, juga tercermin dari bagaimana kita menghormati orang tua kita. (RVL)

Hormati orangtua, maka lanjut umurmu

Sumber : Buku Renungan Future Generation